*******************************Lanjut******************************
Kami berdua meneguk pesanan kopi masing-masing. Entah kenapa kalau aku disamping kak Arkan rasanya nyaman sekali. Apalagi kalau udah ditatap matanya, bola matanya itu memberikan kesan kehangatan dan kenyamanan hehehe...
Kami berdua meneguk pesanan kopi masing-masing. Entah kenapa kalau aku disamping kak Arkan rasanya nyaman sekali. Apalagi kalau udah ditatap matanya, bola matanya itu memberikan kesan kehangatan dan kenyamanan hehehe...
Ku lihat jam ditangan sudah menunjukkan jam 18.30 saatnya aku kembali jadi sopir abang aku.
" Kak, aku pulang dulu ya. Udah malam"
" Oh, iya dek. hati-hati"
" Iya kak" pergi ke kasir dan membayar minumanku.
Ku buka pintu mobil lalu aku gas menjemput abangku.
Jam 18.55 aku sampai di tempat lembaga bimbingan belajar abangku. Abangku keluar dari tempat les-lesan setelah itu kami bergegas pulang.
Keesokan harinya jam 06.00 jam wekerku tak pernah absen untuk membangunkanku. Ku jalani rutinitasku dan seperti biasa aku pergi kesekolah menggunakan bus umum. Sampai di sekolah aku pergi ke papan pengumuman untuk melihat aku kelas apa.
Sesil Keisha Utomo Kelas X B.
Oke setelah selesai melihat kelasku lalu aku pergi ke kelasku. Disana sebelum masuk aku lihat ruangannya dan ternyata aku sekelas sama Arjuna . Aku melemparkan senyuman kepada dia dan dia membalas senyumanku. Kemudian aku duduk di bangku yang masih kosong. Kami semua masih canggung pada diem-dieman. Tetapi yang udah sama-sama pas mas MOS udah saling ngobrol dan asik sendiri.
tet... tet... tet... tet......
Hari pertama ajaran baru dimulai. Tapi hari ini agendanya hanya bersih-bersih kelas, pengenalan wali kelas, penunjukan pengurus kelas, ngatur jadwal piket, setelah itu pulang. Wali kelas masuk kelas XB.
" Selamat pagi anak-anak"
" Selamat pagi bu" jawab serempak
" Langsung saja ya, waktu ibu nggak banyak soalnya mau rapat wali kelas. Perkenalkan ibu wali kelas kalian nama ibu Henny Rudawati. Saya mengajar pelajaran Kimia kelas X dan XI. Ada yang ditanyakan ?"
Setelah perkenalan wali kelas kami disuruh untuk menunjuk pengurus kelas. Banyak sekali yang menunjuk Juna jadi ketuanya. Maklumlah Juna anak terkeren dan ganteng di kelas kami. Cewek-cewek banyak yang mengidolakannya.Kemudia Wakil ketuanya adalah Bella, Sekretaris 1 adalah Anggi, Sekretaris 2nya Putri, bendahara 1 adalah Aku dan bendahara 2 adalah Bagas. Setelah terbentuk pengurus kelas, Kami disuruh wali kelas untuk bersih-bersih kelas. Juna yang jadi ketuanya memimpin jalannya kegiatan bersih-bersih kelas.
Ditengah-tengah bersih-bersih kelas wali kelas meninggalkan kami karena mau rapat antar wali kelas.
" Maaf ya anak-anak ibu mau rapat dulu. Selamat pagi. kalau mau pulang tunggu bel pulang ya. mengerti anak-anak ?"
" Mengerti bu" jawab kami.
Kegiatan bersih-bersih kelas sudah selesai.tinggal membuat jadwal piket. Ketua kelas dan sekretaris 1 maju kedepan untuk membuat jadwal piket. Ketua dan sekretaris 1 membuat gulungan dari hari Senin-Sabtu sebanyak 3-4 kali. Lalu diacak setelah itu anak-anak mengambil gulungan kertas tersebut. Dan aku mendapatkan hari Kamis.
" Sesil kamu dapat hari apa ?" tanya Juna
" Aku hari kamis"
Kemudia sekretaris menulis namaku di papan tulis hari kamis. Setelah selesai membuat jadwal piket sebagian anak keluar dari kelas menuju ke kantin, dan ada yang didalam kelas saja.Aku keluar dari kelas dan menuju ke taman. Aku sibuk dengan novelku, duduk dengan kaki menyilang dibangku taman sekolah. Novel yang ku baca sangat membosankan. Padahal sampul buku tersebut sangat bagus tapi isinya nihil.
" Sesil"
Seseorang memanggilku lalu duduk disampingku, aku menutup novelku dan kuselipkan jari telunjukku diantara halaman yang sedang aku baca.
" lagi baca apa ?"
" Eh, Juna kamu ngagetin aja"
" hahaha.. maaf abis aku perhatiin kamu bacanya serius?"
" Hei juna sesil !"
Kami melihat Diba yang berlari kearah kami, dia duduk di kursi kosong depan kami.
"Kalian bicara apa, kok kayaknya asyik banget. Eh novel apa itu sil ?"
Diba menarik novelku sampai terlepas dari genggamanku dan membacanya.
" Eh, btw nggak nyangka ya kak Arkan yang tampilannya dingin itu ketua osis kita. Duh kalau aku tahu kak Arkan itu ketua osis udah pasti aku ngeluarin jurus PDKT ku." Diba nyerocos dengan gaya alaynya
" Kamu itu gimana sih, katanya dulu kamu suka kak ozhan?" aku tersenyum geli
" Denger-denger kak Ozhan udah punya pacar. Ah, sebel!"
Kami tersenyum geli mendengar cerita Diba.
" Eh, kawan gimana habis sekolah ini kita nonton?"
" Ayok" jawab Juna
" Nonton apaan ?" tanyaku
" Nonton magic hour. yuk yukkkkk. biar tambah rangket pertemanan kita" rayu Diba
" iya-iya ..." jawabku
tet... tet... tet.... tet....tet.... Bel pulang berbunyi
" Yes yuk gasss. see you sampai ketemu didepan ya!" Diba yang buru-buru kembali ke kelasnya.
" Semangat banget tuh bocah?" tanya Juna
" Hhahahahah. yuk .."
Kami berdua kembali ke kelas, mengambil tas dan berjalan ke lobby sekolah menunggu Diba.
" Hai guyssss!. ayokkk. Juna naik mobilmu ya ?"
" Iya dib" kami pergi ke parkiran dan masuk ke mobil Arjuna.
" Bang, bilangin bunda ya aku pulang telat. aku mau nonton magic hour sama Diba dan Arjuna"
" Iya dek" balas BBMnya bang Ozhan.
Seharian penuh kami bertiga main di mall. Sore jam 16.00 kami pulang. Kami mengantar Diba pulang. Karena rumah kami dan Diba duluan Diba. Setelah Diba Arjuna nganter aku pulang. Sampai di rumah...
" Juna, makasih ya? enggak mampir ?"
" Lain hari aja deh udah sore, dan aku juga mau futsal sama temen-temen smp"
" oalah oke deh. ya udah ya?"
Juna melempar senyum.Aku keluar dari dalam mobil Juna
Aku masuk ke kamar dan aku ketiduran. Ku tengok jam dinding dan sudah menunjukkan jam 18.00. Aku beranjak ke kamar mandi dan segera membersihkan badanku yang bau asem tadi. Setelah mandi dan ganti baju aku turun ke lantai bawah untuk menemui bunda dan abangku yang sedang menonton TV.
" Bunda nonton apa ?" sambil mengeringkan rambut dengan handuk.
" Ini lo nonton tetangga masa gitu sih. hahahaha lucu banget" Jawab bundaku tanpa mengalihkan pandangannya dari layar TV dan sesekali tertawa terbahak-bahak dengan abangku.Aku pun ikut nonton TV bareng sama abang dan bundaku. Tiba-tiba ponselku bergetar ada pesan masuk. Ternyata dari kak Nicolas yang memberikan pengumuman bahwa besuk hari Sabtu Pramuka wajib kelas X.
" Dek, tolong info kan ke seluruh temanmu ya bahwa besok hari Sabtu kelas X wajib mengikuti pramuka" itu pesannya
" Iya kak" balasku. kemudian aku menginfokan pengumuman tersebut ke suluruh teman-temanku.
" Bunda aku keatas dulu ya mau belajar habis itu tidur"
" Iya sil. Bang kayak adekmu itu lo belajar. Kamu yang mau UN! sana belajar!"
" Iya bund.. iya bund" bang ozhan lari kekamarnya dan ketakutan.
Aku berjalan santai menyusuri koridor menuju kekelas XB. Aku melihat Diba mengobrol dengan temannya di lobby.
" Hai, sil. Tumben baru dateng ? Biasanya kamu duluan yang nyampe disekolah?" tanyanya
" Hai juga Dib. Iya aku tadi nagnter bundaku soalnya pak Jono lagi sakit" jawabku
" emhh, ya udah ya aku ke kelas dulu. Entar istirahat pertama kita ketemuan di kantin oke?" kataku.
" Oke!"
Aku masuk ke kelas dan menyapa Arjuna yang sudah datang dari tadi. Kemudian aku duduk di sampingnya.
" Selamat pagi teman?"
" Selamat pagi sil, ciyeee ada coklat?mau dong?"
" Enak aja. Nanti lah kita makan bertiga sama Diba"
" Yah pelit banget. Dari siapa tuh ? ciye dapet cem-ceman? hahaha "
"Enggak tahu dari siapa. tiba-tiba ada diatas bangkuku gitu"
Tak lama kemudian seorang guru laki-laki berkaca mata masuk dan memulai pelajaran. 15 menit berlalu. Rasanya bosan banget, mata mengantuk dan bibir menguap terus. Cara mengajarnya monoton dan tidak bercanda sedikit pun
***********************bersambung***************************
Tidak ada komentar:
Posting Komentar